ORGANIC GLOBAL CURRENCY (OGC) – The Main System

Organic Global Currency atau disingkat OGC adalah sistem mata uang global (internasional) yang dibuat bersama-sama oleh semua negara anggota untuk transaksi internasional sesama negara anggota. OGC tidak digunakan untuk transaksi lokal. OGC juga tidak digunakan untuk transaksi dengan negara non anggota.

Nama sistem : Organic Global Currency

Nama bank sentral : The Global Bank atau The Globe

Nama mata uang : Glob

Nama yang kami rekomendasikan untuk mata uang Organic Global Currency adalah Glob, berasal dari kata Globe (bola bumi). Huruf terakhir “e” dihilangkan agar pengejaan (bacaan, bunyi) konsisten dengan tulisan. Karena Glob akan digunakan oleh orang seluruh dunia maka perlu dibuat konsisten antara bacaan dan tulisan. Standar konsistensi seperti ini perlu dibuat agar semua orang dari negara mana pun dan dengan latar belakang bahasa apa pun bisa menulis dan mengucapkan dengan mudah.

Glob bisa diucapkan Glob seperti kita mengucapkan Globe dalam bahasa Inggris. Bisa juga diucapkan Glób sebagaimana kita (orang Indonesia) mengucapkan global, orang, klop, dan sebagainya dalam bahasa Indonesia.

1.     Tiga Prinsip Utama

Organic Global Currency dibangun dengan menggunakan 3 prinsip utama (main principle) :

Prinsip pertama : Demokrasi.

Organic Global Currency dibangun oleh dan untuk seluruh negara di dunia. Tidak ada lagi satu negara yang membuat dan negara lainnya hanya menggunakan. Tidak ada lagi satu negara yang membuat kebijakan dan yang lainnya hanya bisa mengikuti dan beradaptasi. Semua negara ikut terlibat membangun, memutuskan, dan menggunakan mata uang bersama. Semua negara memiliki hak suara yang sama, memiliki kontrol yang sama, proporsional dengan jumlah OGC yang mereka gunakan.

Prinsip kedua : Organik

Organic Global Currency tidak berdiri sendiri tapi menjadi bagian dari sistem mata uang lokal, bukan mata uang asing (unsur asing) sebagaimana sekarang. Mata uang internasional OGC 100% di-back up oleh sistem mata uang lokal. Sistem mata uang lokal juga 100% bisa ditransfer nilainya ke dalam sistem mata uang internasional.

Prinsip ketiga : Aktif

Organic Global Currency bukan sekedar mengeluarkan mata uang dan kemudian menyerahkan semuanya kepada pasar. Karena dalam praktiknya, kekuatan pasar tanpa sistem penyeimbang yang aktif adalah hukum rimba. Organic Global Currency memiliki sistem auto balancing yang sangat aktif menjaga keseimbangan seluruh sistem moneter di dunia.

2.    Mata Uang Bersama

Prinsip utama dalam Organic Global Currency adalah demokrasi, yang menjadi pembeda utama dengan sistem tirani. Mata uang demokrasi artinya mata uang yang dibuat bersama, digunakan bersama, dan dikontrol bersama.

Semua Anggota Adalah Pemilik

Semua negara anggota ikut memiliki, ikut mengontrol, dan ikut mengendalikan. Tidak ada lagi satu negara atau beberapa negara mengontrol sistem mata uang sementara negara lainnya hanya menggunakan dan menerima apa pun kebijakan yang dibuat oleh negara tersebut.

Semua negara memiliki posisi yang sama, hak yang sama, serta suara yang sama secara proporsional. Proporsional didasarkan pada jumlah mata uang Glob yang mereka gunakan.

Semua Anggota Mendapatkan Perlindungan

Organic Global Currency tidak hanya mengeluarkan uang, tapi aktif, termasuk dalam hal melindungi semua negara anggota jika terjadi krisis moneter.

Sistem moneter global sekarang pasif. Ketika kebijakan moneter yang dibuat oleh pemilik mata uang memberikan tekanan dan kemudian berdampak buruk terhadap sistem moneter lokal, tidak ada yang bisa dilakukan oleh negara pemilik mata uang.

3.    Mata Uang Gratis

Dalam sistem demokrasi, semua hal yang bisa dibuat bersama-sama pada prinsipnya adalah GRATIS (free). Demikian juga dengan mata uang. Karena Glob ini dibuat bersama dan digunakan bersama, maka seluruh mata uang Glob gratis untuk semua negara anggota.

Ini berbeda dengan sistem moneter global sekarang, mata uang US$ atau Euro harus dibeli, tidak gratis.

4.    Keanggotaan Terbuka

Sebagai sistem mata uang demokrasi, keanggotaan OGC sepenuhnya terbuka, bahkan jauh lebih terbuka daripada sistem regional currency yang ada saat ini, seperti Euro. untuk membangun sistem OGC, tidak diperlukan syarat optimal currency region (OCR), integrasi aktivitas ekonomi, dan keseragaman kebijakan moneter. Semua negara yang ada di dunia, dengan kondisi apa adanya saat ini, telah memenuhi syarat untuk bergabung menjadi anggota OGC.

Organic Global Currency adalah sistem yang sepenuhnya demokratis, menerima semua perbedaan, tidak memandang perbedaan regional, dan tidak memandang perbedaan tingkat ekonomi, tidak memandang perbedaan kebijakan moneter, dan tidak memandang perbedaan apa pun. Semua negara bisa bergabung.

5.    Sistem Tertutup

Gambar 1. Organic Global Currency adalah sistem yang tertutup.

Organic Global Currency adalah sistem yang tertutup, yaitu hanya digunakan di antara sesama negara anggota dan tidak bisa digunakan di luar negara anggota. Kenapa dibuat tertutup?

Pertama, karena ketika digunakan di luar negara anggota, maka Glob akan berubah menjadi mata uang tirani dan menyedot kekayaan negara-negara yang menggunakannya. OGC adalah sistem mata uang yang demokratis dan tidak bisa berubah menjadi tirani.

Kedua, semua kelebihan yang dimiliki oleh Organic Global Currency sebagaimana dijelaskan dalam Solving The Problem hanya efektif jika digunakan di dalam negara anggota. Ketika digunakan di luar negara anggota, maka kelebihan-kelebihan tersebut menjadi tidak efektif.

Mata uang tidak bisa dipinjam. Ketika dipinjam di luar wilayahnya maka dia akan berperilaku seperti uang asing (unsur asing) dan menimbulkan gesekan dengan sistem mata uang lokal.

6.    Organik

Organik artinya bagian dari organ atau badan. Organic Global Currency bukan merupakan sistem yang berdiri sendiri, tapi menjadi bagian (organ) dari sistem mata uang lokal.

Perpanjangan (Extension).

Organic Global Currency bukanlah mata uang yang berdiri sendiri, tapi merupakan perpanjangan (extension) dari sistem mata uang lokal. Tujuan dari perpanjangan tersebut adalah agar sistem mata uang lokal bisa melakukan transaksi dengan negara lain.

Gambar 2. Organic Global Currency merupakan perpanjangan dari sistem mata uang lokal

Sebagai extension, OGC dijamin penuh (100%) oleh mata uang lokal. Setiap satu satuan mata uang OGC yang dikeluarkan di tiap negara anggota, dijamin oleh mata uang lokal di negara tersebut dengan sistem jaminan satu nilai.

Sistem Isolasi dan Autobalancing

Walaupun Organic Global Currency adalah sistem yang organik, yang menjadi bagian dari sistem mata uang lokal sendiri, tapi tetap memiliki sistem isolasi pengamanan atau shock breaker. Jika terdapat masalah moneter di suatu negara anggota, atau terdapat ketidakseimbangan, maka masalah tersebut akan terisolasi di negara tersebut dan tidak akan menyebar ke negara lainnya.

Gambar 3. Sistem autobalancing bekerja pada level The Globe lokal dan bank sentral lokal

Sistem isolasi dan autobalancing ini bekerja pada level The Globe Lokal dan bank sentral lokal. Sehingga setiap shock atau guncangan yang terjadi pada sistem moneter suatu negara berhenti dan diisolasi di level tersebut.

7.     Sistem Jaminan

Sesuai dengan prinsip organik dan saling back up, maka setiap mata uang Glob yang beredar dijamin 100% oleh sistem mata uang lokal. Bagaimana sistem jaminan ini bekerja? Begini.

Gambar 4, sistem saling back up antara OGC dan mata uang lokal

The Global Bank mengirimkan mata uang OGC kepada bank sentral negara anggota sebesar kebutuhan, secara gratis. Kemudian, sebagai back up (jaminan) bank sentral negara anggota mengirimkan mata uang lokal kepada The Globe senilai uang OGC yang mereka dapatkan. Selanjutnya mata uang lokal tersebut disimpan oleh The Globe dan tidak pernah beredar sehingga tidak ada biaya sama sekali secara moneter.

Sistem Satu Nilai Mengambang

Nilai mata uang OGC yang dikeluarkan kepada negara anggota selalu sama dengan nilai mata uang lokal yang dijaminkan. Jika kurs mata uang lokal mengalami penurunan (depresiasi) maka bank sentral lokal akan mengirimkan kekurangannya kepada The Globe sehingga nilainya sama kembali. Demikian juga sebaliknya. Jika mata uang lokal mengalami kenaikan, maka The Globe akan mengembalikan kelebihannya sehingga nilainya sama kembali.

Sistem satu nilai mengambang ini memberikan kepastian dan jaminan nilai baik bagi The Globe kepada negara anggota maupun sebaliknya bagi negara anggota kepada The Globe. Kepastian nilai jaminan ini membuat setiap Glob yang beredar selalu kredibel dan berjaminan 100% bagi seluruh negara anggota.

Saling jamin

Sistem jaminan Glob dan mata uang lokal adalah saling menjamin atau mutual underline. Mata uang lokal memberikan jaminan nilai (underline value) terhadap Glob yang beredar di wilayahnya, sebesar nilai jaminan (mata uang lokal) yang disetorkan kepada The Globe. Sebaliknya Glob memberikan jaminan nilai transfer mata uang lokal ke negara lainnya sebesar Glob yang beredar di negara mereka. Saling jamin atau mutual underline ini menjadikan Glob sebagai bagian (organik) dari sistem mata uang lokal dan sekaligus menjadi jaringan penghubung dengan mata uang negara anggota lainnya.

8.   Sistem Pengendalian

Sistem Pengendalian Langsung

Berbeda dengan sistem moneter yang ada sekarang, bank sentral mengendalikan jumlah mata uang beredar tidak dengan menggunakan suku bunga, tapi secara langsung.

Mata uang Glob 100% di-back up oleh mata uang lokal. Bank sentral bisa mengatur pengendalian Glob dengan mata uang lokal jaminan tersebut. Pada saat Glob  diedarkan, bank sentral lokal menarik mata uang lokal. Proses sebaliknya bisa dilakukan jika bank sentral ingin menarik Glob dari peredaran, yaitu membeli Glob dengan mata uang lokal.

Gambar 5. Sistem pengendalian langsung peredaran mata uang Glob

Sistem pengendalian ini disebut dengan sistem pengendalian langsung The Globe. Sistem pengendalian langsung ini menjadi sistem pengendalian moneter yang utama.

Sistem Pengendalian Suku Bunga

Jika sistem pengendalian langsung tidak dimungkinkan, misalnya negara anggota sedang mengalami krisis ekonomi yang berat sehingga penarikan Glob menggunakan mata uang lokal menjadi mahal secara moneter, maka sistem pengendalian suku bunga bisa dilakukan. Langkah ini bisa diambil setelah memperhitungkan seluruh dampak dan biaya moneternya. Kondisi ini akan sangat jarang terjadi, mengingat Organic Global Currency bisa menghilangkan potensi krisis moneter.

Pasar Primer dan Pasar Sekunder

Pasar primer adalah pasar di mana bank sentral melepaskan Glob ke publik atau menarik dari publik. Mata uang Glob resmi beredar setelah keluar dari pasar primer. Sedangkan pasar sekunder adalah semua pasar jual beli Glob yang telah keluar dari bank sentral.

Gambar 6. Pasar primer dan pasar sekunder

Pengendalian langsung bank sentral terhadap Glob dilakukan di pasar primer. Ketika kebutuhan meningkat bank sentral melepaskan Glob ke pasar. Sebaliknya ketika kebutuhan menurun bank sentral menarik Glob dari pasar. Dengan teknologi yang tersedia, pengendalian langsung ini bisa dilakukan dengan sangat akurat dan presisi tinggi.

9.    Digital

Dengan orientasi ke depan, maka preferensi Glob adalah mata uang digital.

Mata uang digital memerlukan perangkat dan jaringan untuk transaksi. Untuk itu, diperlukan jaringan bersama yang bisa digunakan semua negara dan digunakan sebagai backbone. The Globe, bank sentral lokal, bank komersial, institusi keuangan, serta perangkat yang menjadi alat transaksi sistem mata uang digital ini, semuanya terhubung dengan jaringan backbone bersama dan dikelola bersama tersebut.

Di bawah ini adalah beberapa kelebihan penting mata uang digital dengan teknologi yang ada saat ini dibandingkan dengan mata uang kertas.

Sepenuhnya Tercatat

Dalam sistem mata uang kertas, pencatatan mata uang hanya dilakukan di bank atau institusi keuangan lainnya. Dengan demikian, pencatatan dan kontrol terhadap peredaran mata uang kertas yang dapat dipantau hanya sampai level bank. Peredaran mata uang kertas di bawah level bank, atau di masyarakat hanya bisa dilakukan dengan sistem sampling.

Sedangkan mata uang digital karena seluruhnya ada dalam jaringan maka setiap unitnya selalu terpantau tanpa batas. Dengan sistem ini tidak ada satu unit pun uang digital yang tidak terpantau di seluruh dunia, di semua level, mulai dari level negara, bank komersial, sampai per perangkat yang dijalankan oleh setiap orang atau institusi atau mesin (robot).

Dengan sistem ini, The Globe bisa membuat sistem pencatatan, pembuatan perhitungan, pembuatan ekspektasi, dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Sepenuhnya Terkontrol

Dalam sistem mata uang digital, semua unit mata uang bisa dikontrol sampai level per unit. Tidak ada mata uang yang keluar dari sistem. Dan semua mata uang yang ada dalam sistem tercatat. Dengan demikian, tidak dimungkinkan terjadinya transaksi ilegal di semua level.

Dengan sistem ini, mata uang digital tidak bisa dicuri. Karena semua transaksi ilegal yang bisa dibuktikan secara hukum, bisa dibalik atau dikembalikan. Tingkat keamanan mata uang digital, bisa dibuat jauh lebih tinggi daripada mata uang kertas yang ada saat ini. Berhubung mata uang digital hanya ada dalam jaringan backbone bersama maka tidak ada pintu keluar bagi pencurian mata uang digital atau transaksi ilegal pada semua level.

Lebih Efisien Dan Cepat

Dalam sistem digital, semua mata uang bisa dikirimkan langsung dalam bentuk ‘fisik’ mata uang digital. Dengan demikian semua transaksi dan rekonsiliasi tersebut tidak diperlukan. Transfer mata uang bisa dilakukan secara langsung sebagaimana kirim email. Jika pun diperlukan rekonsiliasi, berhubung semua catatan dilakukan secara auto dan digital, maka rekonsiliasi bisa dilakukan sepenuhnya digital dan auto, tanpa perlu sentuhan manusia lagi. Seluruh mata uang bisa dikirimkan dari satu negara ke negara lainnya dengan kecepatan cahaya. Ini bisa mempercepat waktu transfer ribuan kali lipat, mengurangi waktu dari 3 hari menjadi beberapa menit atau bahkan detik. Biaya juga bisa ditekan berkali lipat.

10.      Desentralisasi

Decentralized system adalah sistem yang dibangun tanpa pusat dan semua bagiannya terhubung. Sistem ini menjanjikan sistem yang jauh lebih kuat daripada sistem yang terpusat karena tidak ada ketergantungan pada sistem tunggal. Sistem desentralisasi artinya semua sistem terhubung dan bekerja sama satu sama lainnya tanpa memerlukan pusat. Hal ini menghindarkan sistem dari kegagalan yang fatal karena tidak ada ketergantungan dengan sistem tertentu. Jika ada bagian dari sistem yang gagal maka sistem lainnya masih tetap berfungsi normal.

Gambar 7. Sistem desentralisasi dalam OGC

Core

Dalam Organic Global Currency, setiap negara anggota adalah core dari sistem.

Bentuk ketergantungan satu negara dengan negara lainnya adalah saling ketergantungan, tapi bukan total ketergantungan. Jika satu atau beberapa negara mengalami kegagalan sistem, tidak menyebabkan kegagalan pada keseluruhan sistem.

Backbone

Backbone adalah sistem jaringan yang dijalankan bersama-sama oleh core (semua negara anggota). Backbone ini adalah jaringan utama yang menampung semua arus komunikasi dan transaksi dalam sistem.

Klien/User

Klien atau user adalah seluruh institusi keuangan (bank dan non bank) serta masyarakat umum lainnya yang bergabung dalam jaringan backbone.

11.         Nilai

Nilai Glob selalu sama sepanjang tahun atau zero depreciation.

Salah satu tujuan penting dalam Organic Global Currency adalah menyempurnakan fungsi uang sebagai alat penyimpan nilai yang sangat stabil, jauh lebih stabil dari semua mata uang yang pernah ada. Maka untuk mencapai tujuan itu, Glob harus super stabil, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk menjadi super stabil, maka Glob menjadikan indeks harga global sebagai anchor. Ini berarti, indeks harga global dengan mata uang Glob nilainya selalu sama atau selalu = 100, atau zero depreciation.

Gambar 8. Grafik patokan nilai Glob menggunakan indeks harga global

Berdasarkan konsep super stabil dengan mengikuti gelombang PI di atas maka Persamaan Nilai Glob adalah sebagai berikut :

GV = K.PI | PIn-1 – PIn = 0 / ∆PI = 0

GV : Nilai Glob

K : Konstanta (ditetapkan saat nilai pertama Glob ditetapkan)

PI : Price Index

PIn-1 : Price Index tahun sebelumnya

PIn : Price Index tahun berjalan

∆PI : Perubahan Price Indeks

Dengan pengertian ini maka nilai Glob akan selalu mengikuti rata-rata tertimbang atau daya produksi dunia. Daya produksi ini merupakan gambaran yang paling riil dan paling representatif tentang kekuatan ekonomi dunia.

12.       Kurs

Ada dua cara yang digunakan negara-negara di dunia dalam menentukan kurs mata uang asing. Pertama kurs mengambang, yaitu menyerahkan nilai kurs pada pasar uang. Dan kedua kurs tetap, yaitu dengan menentukan nilai kurs berdasarkan ketetapan bank sentral.

The Globe tidak menggunakan dua jenis kurs di atas. The Globe menggunakan sistem kurs sendiri yang disebut Kurs The Globe.

Kurs The Globe ini dibuat mengikuti sepenuhnya pengertian teknis dan bagaimana Organic Global Currency bekerja, tidak mengikuti pasar, dan tidak mengikuti ketetapan pemerintah.

Kurs The Globe adalah kurs yang menggambarkan nilai ekonomi dari seluruh barang dan jasa di negara tersebut dibandingkan dengan nilai ekonomi global.

Nilai Glob ditentukan dengan indeks harga global. Maka kurs mata uang lokal dengan Glob juga dihitung dengan cara yang sama, yaitu menggunakan indeks harga lokal.

Variabel Utama : Daya Ekspor dan Daya Impor

Nilai Glob = nilai mata uang lokal ketika indeks harga global = indeks harga lokal.

Gambar 9. Grafik patokan kurs mata uang lokal dan Glob menggunakan indeks harga lokal dan dunia

Kurs The Globe adalah ketika indeks harga global = indeks harga lokal.

Persamaannya adalah :

GV = KV.MVLocal | PIGlobal = PILocal

GV : Nilai mata uang Glob

KV : Variabel kurs

MVLocal : Nilai mata uang lokal

PIGlobal : Indeks harga global

PILocal : Indeks harga lokal

Distribusi Normal

Indeks harga lokal merepresentasikan daya produksi dan daya konsumsi suatu negara untuk memproduksi barang dan jasa. Jika terdistribusi secara normal, pada saat indeks harga lokal sama dengan indeks harga global, maka daya ekspor dan daya impor negara tersebut sama.

Gambar 10. Grafik patokan nilai Glob dalam distribusi normal

Dengan menggunakan persamaan ini, setiap penurunan indeks biaya produksi, akan diikuti kenaikan nilai mata uang lokal sebesar penurunan indeks tersebut. Sehingga, biaya produksi negara tersebut menjadi sama dengan biaya produksi global.

Posisi keseimbangan adalah ketika daya ekspor = daya impor.

Jika biaya produksi turun maka,

Kemudian sistem kurs akan merespons,

Distribusi Tidak Normal

Jika indeks harga lokal tidak terdistribusi secara normal, maka patokan indeks harga menjadi kurang akurat terhadap daya perdagangan internasional. Sebagai gantinya, patokan kurs adalah daya ekspor dan daya impor itu sendiri.

Kurs The Globe adalah ketika daya ekspor negara tersebut sama dengan daya impornya.

GV = KV.MVLocal | EPLocal = IPLocal

GV : Nilai mata uang Glob

KV : Variabel kurs

MVLocal : Nilai mata uang lokal

EPLocal : Daya ekspor lokal

IPLocal : Daya impor lokal

Gambar 11. Grafik patokan nilai Glob dalam distribusi tidak normal

Jika semua negara menggunakan kurs pada saat daya ekspor dan daya impornya sama, maka daya ekspor semua negara akan menjadi sama. Negara yang memiliki daya ekspor yang kuat (efisiensi produksi sangat tinggi) seperti negara-negara powerhouse dan negara yang daya ekspornya rendah (sangat tidak efisien), posisinya akan selalu sama.

Jika semua negara kurs Glob dan mata uang lokalnya pada saat :

EPLocal = IPLocal

maka,

EPLocal = EPGlobal

atau,

IPLocal = IPGlobal

EPLocal : Daya ekspor lokal

EPGlobal : Daya ekspor global

IPLocal : Daya impor lokal

IPGlobal : Daya impor global

Jika divisualkan maka daya saing semua negara di dunia akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

Gambar 12. Visualisasi daya saing semua negara dalam sistem Kurs The Globe

Tidak menjadi soal sebesar apa pun atau sekecil apa pun suatu negara, daya saing perdagangan internasional mereka akan selalu sama.

Tidak menjadi soal seefisien apa pun sistem produksi suatu negara atau setidakefisien apa pun, daya saing perdagangan internasional mereka akan selalu sama.

Variabel Pelengkap : Saldo Balance

Trading balance adalah balance (surplus atau defisit) perdagangan internasional suatu negara. Normal balance dari international trading adalah nol. Negara yang memiliki trading balance defisit akan membuat mata uang lokalnya turun sehingga daya ekspornya meningkat. Sebaliknya negara yang trading balance-nya surplus mata uang lokalnya naik sehingga daya ekspornya turun. Dengan demikian balance perdagangan internasional akan cenderung kembali pada posisi netral (nol).

Kita perlu besaran yang bisa digunakan untuk mengukur skala balance tersebut. Besaran ini akan menentukan sensitivitas balance terhadap kurs. Semakin besar besaran semakin kecil sensitivitasnya. Dan sebaliknya semakin kecil besaran, semakin besar sensitivitasnya. Besaran yang paling mudah digunakan adalah ukuran ekonomi negara yang bersangkutan atau produk domestik bruto (PDB).

Dengan menggunakan skala PDB maka persamaan saldo balance adalah :

BT = (PDB+Balance)/PDB

BT : Indeks trading balance

PDB : Produk Domestik Bruto

Balance : Kumulatif trading balance (+surplus – defisit)

Jika indeks trading balance ini dimasukkan ke dalam persamaan akan menjadi Persamaan Kurs The Globe untuk mata uang lokal :

GV = (KV.MVLocal | DELocal = DILocal). BT

13.       Jumlah

Jumlah Glob yang dikeluarkan kepada seluruh negara anggota didasarkan pada kebutuhan seluruh anggota untuk transaksi antar anggota. Transaksi antar anggota terdiri dari perdagangan, investasi, dan transfer lainnya.

Kuota (sementara)

Untuk tahap awal, kebutuhan setiap negara anggota bisa ditentukan dengan sistem kuota. Yang paling mudah adalah menggunakan standar IMF yaitu kebutuhan 3 bulan rata-rata impor. Berhubung Organic Global Currency menggunakan sistem autobalancing maka standar yang digunakan bukan impor saja, tapi rata-rata ekspor dan impor.

Selain kebutuhan untuk perdagangan internasional, negara-negara anggota juga memerlukan Glob untuk investasi internasional.

Kebutuhan Glob berdasarkan metode kuota adalah :

Jumlah Glob = perdagangan internasional + investasi internasional

Metode Kecepatan Uang (lanjutan)

Untuk menghitung kebutuhan uang secara lebih akurat bisa digunakan persamaan uang. Persamaan uang adalah sebagai berikut :

MV = PT (Nilai uang = Nilai ekonomi)

M : Uang

V : Kecepatan (peredaran uang)

P : Harga barang dan jasa

T : Jumlah transaksi

Karena Glob hanya dipergunakan sebagai transaksi internasional maka,

MV = Transaksi Internasional

Untuk mencapai jumlah yang ideal maka, jumlah Glob yang beredar = jumlah transaksi internasional dibagi kecepatan peredaran Glob.

Berhubung Glob seluruhnya merupakan uang digital, sehingga seluruh peredarannya terpantau sampai level setiap unit di seluruh dunia, maka The Globe bisa dengan mudah menghitung jumlah Glob ideal dengan tingkat presisi yang sangat tinggi.

Maka kuota OGC adalah :

Q = MT + MI

Q : Kuota MGlobe

MT : Kebutuhan trading

MI : Kebutuhan investasi

Indeks Kebutuhan Uang

Jumlah mata uang beredar dikalikan dengan kecepatannya berbanding terbalik dengan nilainya.

Patokan yang digunakan sebagai anchor jumlah suplai Glob adalah nilainya, yaitu nilai Glob selalu sama dengan indeks harga global.

Dengan data indeks harga global yang komprehensif dan real time, jumlah mata uang beredar dan kecepatan perputarannya yang akurat, maka nilai mata uang ini bisa dibuat akurat.

Dengan perhitungan yang komprehensif dan real time, The Glob bisa membuat indeks kebutuhan uang di setiap negara. Bank sentral lokal dapat menggunakan indeks kebutuhan uang sebagai patokan untuk kontrol peredaran Glob.

14.       Sistem Konversi dan Back Up

Kuota di atas tidak benar-benar menjadi batas penggunaan Glob di negara anggota. Jadi negara anggota masih dimungkinkan menggunakan Glob melebihi kuota. Kuota hanya dijadikan sebagai tolok ukur atau milestone.

Ketika sistem mata uang lokal negara anggota mengalami masalah ketidakpercayaan masyarakat biasanya akan menyebabkan rush dan krisis moneter. Untuk mencegah hal tersebut maka sistem OGC membuka sistem konversi dan back up.

Tujuan dari sistem konversi ini adalah :

  1. Menggantikan sistem moneter lokal yang ambruk dengan sistem moneter The Globe di negara tersebut sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan normal.
  2. Tetap membuat isolasi sehingga gejolak di negara tersebut tidak merambat ke seluruh sistem The Globe.

Setelah aktivitas ekonomi pulih, The Globe akan membantu negara tersebut untuk membangun kembali sistem moneternya dan perlahan-lahan melakukan konversi balik dari mata uang Glob ke mata uang lokal kembali.

Sistem back up dan konversi 100% ini sebenarnya lebih bersifat preventif. Ketika kepercayaan masyarakat terhadap sistem moneter lokal menurun, maka kehadiran back up 100% dari The Globe akan membuat kepercayaan itu pulih kembali. Walaupun masyarakat tidak percaya dengan moneter lokal, mereka masih bisa mempercayai sistem moneter The Globe. Dengan pulihnya kepercayaan ini, sebagian besar dari masalah krisis sebenarnya telah diatasi.

The Globe adalah sistem yang 100% demokratis. No one left behind.