MENGHAPUS BIAYA SISTEM MONETER GLOBAL TIRANI – Solving The Problem

Organic Global Currency dibangun untuk menghapus biaya sistem moneter global tirani saat ini. Organic Global Currency terdiri dari tiga prinsip utama yang kemudian diaplikasikan menjadi prinsip kerja sebagaimana dijelaskan dalam The Main System.

Jika sistem dengan 3 prinsip kerja tersebut diaplikasikan, maka seluruh biaya moneter global tirani sebagaimana dijelaskan dalam Global Monetary Problems, biaya sistem moneter global tirani, bisa dikurangi, bahkan dihilangkan.

1.     Free Money

Sistem Organic Global Currency (OGC) dibuat dan digunakan oleh para anggota sendiri. Oleh karena itu OGC adalah free money. Semua negara anggota bisa mendapatkan free OGC yang bisa digunakan sebagai alat transaksi internasional sesama anggota.

Ini perbedaan utama dengan sistem moneter global sekarang. Dalam sistem moneter global sekarang semua mata uang internasional harus dibeli dengan barang dan jasa yang riil. Sedangkan dalam sistem OGC, setiap negara anggota diberikan OGC sebanyak yang diperlukan (berdasarkan perhitungan The Globe) secara gratis (free).

Seignorage

Seignorage adalah keuntungan dari pencetakan atau penerbitan uang baru. Siapakah yang ambil keuntungan pencetakan uang baru tersebut? Mata uang lokal yang dicetak oleh negara keuntungannya diambil oleh pemerintah negara tersebut. Mata uang internasional yang dikeluarkan oleh negara tertentu seperti US$ dan Euro seignoragenya diambil oleh pemerintah Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Bagaimana dengan Glob? Glob dikeluarkan oleh The Globe, tapi The Globe bukan badan komersial yang mengelola pendapatan. Oleh karena itu, dalam sistem OGC, seignorage dari setiap penerbitan Glob akan dikembalikan kepada negara masing-masing. Jadi negara anggotalah yang mendapatkan seignorage.

Glob adalah mata uang yang tidak terdepresiasi (zero depreciation). Seignorage Glob adalah pure seignorage tanpa biaya inflasi.

Inilah demokrasi ekonomi. Dalam demokrasi ekonomi mata uang internasional adalah free money. Jika suatu negara masih membeli mata uang dari negara lainnya untuk bisa masuk dalam transaksi internasional berarti negara tersebut masih berada dalam tirani ekonomi.

2.    Bebas Cadangan Devisa

Dalam Organic Global Currency, sebagaimana dijelaskan dalam The Main System – Jumlah, kebutuhan mata uang internasional setiap negara anggota disediakan oleh The Globe, berapa pun yang mereka perlukan.

Dengan demikian, cadangan devisa tidak diperlukan lagi. Semua negara anggota Organic Global Currency tidak perlu mengumpulkan cadangan devisa. Karena kebutuhan mata uang internasional telah disediakan oleh The Globe.

Pada tahun 2018, total cadangan devisa di dunia mencapai 10,5 triliun US$. Ketika cadangan devisa tidak diperlukan lagi maka dana ini bisa dijadikan dana investasi produktif di seluruh dunia. Dana segar investasi ini bisa mengalir ke negara-negara yang sebelumnya terbebani tersebut. Ini akan membuat negara-negara tersebut mendapatkan energi baru dan bisa tumbuh lebih cepat.

Jika dalam sistem moneter global saat ini semua negara membangun cadangan devisa sebagai benteng pertahanan moneter yang mahal, sebagaimana dijelaskan dalam Global Monetary Problems, maka dalam sistem OGC, benteng tersebut tidak diperlukan lagi. Organic Global Currency menghapus biaya moneter global tirani berupa total loss dan efisiensi cadangan devisa.

3.    Bebas Depresiasi

Gambar 1, Depresiasi Dolar Amerika Serikat dari 1913. Gambar diambilkan dari forextraderdotlive.files.wordpress.com

Sejak pertama kali dikeluarkan pada tahun 1913, mata uang US$ telah mengalami penurunan nilai sebesar 95% selama 100 tahun (2013). Jadi kalau kita memegang 1 US$ pada tahun 1913, nilainya hari ini tinggal 5 sen (US$ tahun 1913), atau 4.5 sen pada tahun 2018. Hal yang sama dengan mata uang Euro. Dari pertama kali dikeluarkan pada tahun 1999, selama 19 tahun (2018) mata uang negara kawasan Eropa tersebut telah mengalami penurunan nilai sebesar sepertiganya. Jadi 1 Euro pada hari ini sama dengan 2/3 Euro pada tahun 1999.

Dalam 20 tahun terakhir, semua mata uang kuat di dunia mengalami depresiasi (penurunan nilai) rata-rata 2% per tahun. Sedangkan mata uang yang lebih lemah, penurunannya bisa di atas itu. Rupiah Indonesia sendiri dalam 5 tahun terakhir mengalami depresiasi rata-rata 3.5% per tahun.

Semua mata uang di dunia, baik mata uang internasional maupun mata uang lokal, baik mata uang kuat maupun mata uang lemah, mengalami depresiasi (penurunan nilai) secara konsisten. Depresiasi ini bukan disebabkan oleh sesuatu yang eksternal, tapi internal.

Sebagaimana dijelaskan dalam The Main System, Glob adalah mata uang internasional yang super stabil dengan depresiasi nol (zero depreciation). Globe bisa menjadi mata uang internasional yang paling stabil sepanjang sejarah. Glob masih memiliki nilai yang sama 20 tahun yang akan datang dan bahkan 100 tahun yang akan datang.

Dengan demikian, Organic Global Currency bisa menghapus biaya sistem moneter global tirani berupa biaya depresiasi mata uang internasional sebesar 200 milyar dolar US$ setiap tahun yang selama ini dibebankan kepada seluruh negara di dunia.

4.    Bebas Perang Dagang.

Sebagaimana dijelaskan dalam Global Monetary Problems – Perang Dagang,  perdagangan internasional yang ada saat ini, adalah perdagangan internasional yang penuh dengan tekanan, karena semua negara mengejar surplus. Tekanan tersebut menyebabkan semua negara terjebak dalam perang dagang yang sama-sama merugikan. Perang dagang tersebut juga telah menyebabkan separuh negara di dunia terjebak dalam utang luar negeri yang tidak bisa dibayar.

Sedangkan dalam Organic Global Currency, kondisi ini diubah sama sekali. Sistem OGC menyediakan mata uang internasional berapa pun yang dibutuhkan oleh semua anggotanya. Dengan begitu maka semua negara tidak lagi mengejar surplus. Normal balance dalam perdagangan internasional dalam sistem OGC adalah zero balance (zero surplus/defisit). Hal ini sesuai dengan hukum asal atau sifat asli dari perdagangan yaitu resiprokal penuh atau zero balance (zero defisit/surplus). Maka tidak diperlukan perang dagang.

Perdagangan internasional akan menjadi jauh lebih meriah, karena semua negara bisa melakukan ekspor atau impor sebebasnya tanpa ada kejar target harus surplus dan tidak ada kekhawatiran pada defisit.

Kenapa dalam Organic Global Currency tidak ada perang dagang? Ada dua alasannya.

Pertama, berapa pun negara membutuhkan mata uang internasional, The Globe bisa menyediakannya. Dengan demikian, negara-negara tidak perlu kejar surplus.

Kedua, negara tidak perlu kawatir dengan trading balance dan akhirnya account balance, karena The Globe memiliki sistem autobalancing yang akan selalu membuat trading balance dalam posisi seimbang dalam semua kondisi.

Sebagaimana dijelaskan dalam The Main System – Kurs, The Globe menggunakan Kurs The Globe untuk patokan kurs mata uang lokal dan Globe. Sistem Kurs The Globe ini memiliki dua autobalancing, yaitu sistem keseimbangan otomatis daya ekspor (power of trade autobalancing) dan sistem keseimbangan otomatis saldo perdagangan (trade balance aotobalancing).

Sistem double autobalancing ini akan selalu membuat daya ekspor dan daya impor semua negara selalu dalam posisi sama. Sistem ini juga selalu membuat saldo perdagangan internasional dalam posisi seimbang (defisit nol atau surplus nol).

Apa pun kebijakan yang dibuat oleh negara untuk mengubah daya saing produk ekspor atau impor, akan dinetralkan oleh sistem autobalancing ini.

Jika negara melakukan subsidi ekspor barang tertentu misalnya (dumping) maka Kurs The Globe akan menganggap itu sebagai penurunan biaya produksi dan akan merespons dengan kenaikan kurs mata uang lokal sehingga dampak dari dumping terhadap daya ekspor akan menjadi netral kembali.

Hal yang sama juga berlaku pada impor. Jika negara melakukan kebijakan hambatan impor (tarif impor), maka Kurs The Globe akan merespons dengan menaikkan nilai mata uang lokal sehingga ekspor negara tersebut juga akan turun.

Intinya apa pun yang dilakukan oleh seluruh negara anggota, daya ekspor dan daya impor mereka selalu sama. Dan saldo perdagangan internasional juga akan selalu mendekati posisi netral (nol).

Organic Global Currency menghapus biaya moneter global tirani berupa perang dagang.

5.    Optimum Efisiensi

Idealnya perdagangan internasional bisa membantu perekonomian suatu negara mencapai produksi dan konsumsi yang optimum. Perdagangan internasional bisa meningkatkan produk nasional yang efisien ke pasar ekspor dan menggantikan produk nasional yang tidak efisien dengan produk impor.

Tapi kondisi ini tidak selamanya bisa dicapai karena banyak negara lebih mementingkan mengejar surplus dan menghindari defisit untuk ketahanan moneter.

Dalam Organic Global Currency, di mana tidak ada tuntutan surplus, tidak ada ketakutan defisit, dan dilengkapi dengan sistem autobalancing, maka tidak ada ancaman ketahanan moneter. Semua negara bisa berkonsentrasi mengejar target efisiensi dengan mengoptimalkan perdagangan internasional.

Gambar 2. Shifting efisiensi dalam perdagangan internasional.

Perdagangan internasional pada prinsipnya adalah menggeser alokasi sumber daya yang kurang efisien ke yang lebih efisien atau shifting efisiensi. Semakin besar perdagangan internasional dibuat oleh suatu negara semakin besar shifting terjadi dan semakin banyak efisiensi bisa dicapai.

Dengan tidak adanya hambatan trade balance maka semua negara anggota bisa meningkatkan perdagangan internasional sebesar-besarnya untuk membuat sebanyak-banyaknya pergeseran efisiensi dan alokasi sumber daya. Organic Global Currency menghapus biaya sistem moneter global berupa inefisiensi perdagangan internasional.

6.    Menghapus International Imbalance

Dengan sistem autobalancing The Main System – Kurs, Organic Global Currency bisa menghilangkan sama sekali imbalance dari sisi perdagangan internasional.

Apakah Organic Global Currency juga bisa menghilangkan international imbalances secara keseluruhan? Jawabannya adalah iya. Organic Global Currency bisa mengurangi dan akhirnya menghapus international imbalances.

Dengan sistem autobalancing pada sistem kurs, ketidakseimbangan daya perdagangan internasional antar negara ini bisa dihilangkan. Semua negara akan diletakkan pada posisi daya perdagangan yang sama, tidak peduli seberapa efisiennya negara tersebut, dan tidak peduli seberapa tidak efisiennya negara tersebut.

Dalam Organic Global Currency, ketimpangan harga barang dan jasa direspons oleh perubahan kurs sehingga harga barang dan jasa di negara tersebut menjadi sama di pasar internasional. Hal ini membuka peluang pada level yang lebih dalam, yaitu investasi.

Negara yang memiliki produktivitas rendah, kurs mata uangnya akan turun, biaya produksi di negara tersebut akan turun, dan peluang investasi akan meningkat. Jadi ketimpangan harga barang dan jasa akan membuka peluang investasi dan menghidupkan sistem produksi di negara tersebut.

Jika investasi yang masuk maka nilai tambahnya akan tetap berada di negara tersebut. Organic Global Currency tidak membuka pasar produk, tapi membuka pasar investasi. Dengan daya ekspor – impor semua negara yang sama, peluang investasi yang flat dan tersebar, maka international imbalances akan berkurang, bahkan bisa dihapus secara total dalam jangka panjang. Organic Global Currency menghapus biaya sistem moneter global berupa international imbalances.

7.     Menghapus Jebakan Pendapatan Menengah

Sebagaimana dijelaskan dalam Global Monetary Problems, penyebab dominan dari middle income trap adalah sistem moneter global sendiri. Dalam sistem moneter global saat ini, tidak dimungkinkan semua negara bisa melaju dari middle income menuju high income. Karena untuk berhasil tinggal landas menjadi high income sebuah negara harus mampu memanfaatkan pasar negara lainnya. Setiap ada negara yang tinggal landas, harus ada negara-negara lainnya yang tertinggal di landasan untuk menopang negara yang tinggal landas tersebut.

Dengan sistem autobalancing, Organic Global Currency menghapus penyebab dominan income trap ini. Setiap negara bisa melewati tahap tinggal landas tanpa perlu menjadikan negara lainnya sebagai landasan.

Gambar 3. Perbedaan respons pasar terhadap ketidakseimbangan antara sistem moneter global sekarang dengan Organic Global Currency

Perbedaan utama antara sistem moneter global saat ini dengan Organic Global Currency adalah, dalam sistem sekarang ketimpangan pasar diisi oleh aliran produk luar negeri, sedangkan dalam sistem Organic Global Currency diisi oleh investasi global. Jika yang masuk barang, maka nilai tambah ekonomi akan mengalir kepada negara yang memproduksi barang tersebut. Jika yang masuk investasi maka nilai tambah ekonomi akan tetap berada di negara tersebut. Jadi dalam Organic Global Currency, setiap negara nilai tambah ekonomi dalam pasar mereka tidak bisa diambil oleh negara lainnya. Setiap negara bisa memanfaatkan secara optimum pasar dalam negerinya untuk menopang energi pertumbuhannya sendiri.

Pasar adalah potensi pertumbuhan. Dalam sistem Organic Global Currency, potensi pasar ini selalu ada dalam kendali domestik. Dengan sistem ini, bahkan negara yang terbelakang pun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi negara yang makmur tanpa khawatir energi pasarnya diambil oleh negara lainnya.

Sistem Organic Global Currency menghapus biaya sistem moneter global saat ini berupa middle income trap.

8.   Menghapus Krisis Moneter.

Sebagaimana telah dijelaskan dalam Global Monetary Problems, krisis moneter adalah akumulasi dari semua ketidakseimbangan yang disebabkan oleh sistem moneter global tirani yang pada saat tertentu sistem ketahanan moneter lokal tidak mampu menahannya. Sistem pertahanan moneter jebol dan akhirnya membentuk keseimbangan yang baru. Krisis moneter terjadi mulai dari level yang ringan sampai yang berat.

Apakah Organic Global Currency mampu menghilangkan krisis moneter ini? Jawabannya adalah iya.

Ada tiga faktor yang membuat Organic Global Currency bisa menghilangkan krisis moneter sampai ke akar-akarnya.

Pertama, Menghilangkan Faktor Ketidakseimbangan

Sistem Organic Global Currency secara internal mampu menghilangkan semua faktor dan ketidakseimbangan tersebut. Tujuh poin di atas, semuanya menjelaskan tentang bagaimana Organic Global Currency menghilangkan faktor-faktor ketidakseimbangan dan mengembalikannya pada posisi seimbang.

Sistem autobalancing yang bekerja pada level kurs sebagaimana dijelaskan dalam The Main System adalah sistem aktif yang bisa menghilangkan semua ketidakseimbangan berikut potensinya sejak dari hulu. Dengan hilangnya ketidakseimbangan ini maka Organic Global Currency telah menghilangkan faktor penyebab krisis moneter.

Kedua, Menghilangkan Fluktuasi

Dengan Kurs The Globe yang merepresentasikan nilai riil ekonomi lokal dan menyesuaikan dengan moneter lokal, maka gap moneter dengan ekonomi riil akan hilang. Dengan demikian, fluktuasi nilai tukar juga akan hilang.

Dengan hilangnya fluktuasi ini, maka faktor pemicu krisis moneter juga hilang.

Ketiga, Back Up 100%

Ancaman terbesar dari krisis moneter adalah FOMO dan FUD. Tidak ada negara yang 100% kebal terhadap pengaruh krisis moneter yang sampai pada level FOMO dan FUD dalam full scale. Karena tidak ada negara yang memiliki rasio cadangan devisa sampai 100% dari jumlah M2 (mata uang beredar, tabungan masyarakat, dan giro).

Apakah Organic Global Currency mampu bertahan terhadap FOMO dan FUD dalam full scale seperti ini? Jawabannya adalah iya.

Sebagaimana dijelaskan dalam The Main System – Sistem Konversi dan back Up, Organic Global Currency menyediakan layanan konversi dan back up 100% sistem mata uang lokal. Jika sentimen pasar terlalu kuat dan alokasi Glob tidak cukup untuk membendung sentimen tersebut, maka The Globe akan membuka sistem konversi mata uang lokal ke sistem OGC.

Dengan sistem ini, gelombang terbesar dalam krisis moneter, yaitu FOMO dan FUD dalam full scale, bisa diatasi. Organic Global Currency bisa menghapus krisis moneter sampai ke akar-akarnya.

9.    Tetap Fleksibel

Tantangan terberat dalam integrasi mata uang adalah fleksibilitas. Ketika mata uang digabungkan maka fleksibilitas sistem moneter dan fiskal setiap negara akan berkurang atau bahkan hilang.

Dalam Organic Global Currency, setiap negara masih menggunakan sistem mata uang lokal masing-masing, sehingga tiap negara memegang kendali atas kebijakan moneter masing-masing. Negara berkembang yang masih memerlukan kebijakan ekspansif dimungkinkan untuk membuat kebijakan yang progresif. Sementara negara yang dalam posisi overheating juga bisa membuat kebijakan ketat untuk meredakan suhu ekonomi. Negara maju yang lebih mementingkan stabilitas moneter juga bisa membuat kebijakan yang mementingkan kredibilitas dan stabilitas. Setiap negara bisa membuat kebijakan moneter sendiri-sendiri yang sesuai dengan kondisi mereka.

Siklus ekonomi negara-negara di dunia tidak seragam. Pada saat satu kawasan ada dalam siklus ekspansi, kawasan lainnya mungkin sedang dalam siklus kontraksi. Jika mereka menggunakan kebijakan yang seragam, maka efek dari kebijakan tersebut tidak akan efektif. Siklus yang berbeda memerlukan kebijakan yang berbeda. Dengan sistem yang fleksibel ini, semua negara anggota dalam sistem OGC bisa membuat kebijakan moneter yang sesuai dengan siklus ekonomi mereka.

Dalam Organic Global Currency, setiap negara punya kepemilikan yang sama dan riil terhadap mata uang bersama. Di lain sisi, mereka juga tetap memiliki kebebasan untuk mengatur sistem moneter dan fiskalnya. Organic Global Currency adalah sistem moneter global bersama (demokratis) yang tetap mempertahankan kebebasan setiap anggota (monetary freedom).

10.      Keuntungan Lainnya

Free Interest rate

Organic Global Currency adalah free money dan free interest rate

Untuk level bank sentral, dalam kondisi moneter yang ideal, tingkat suku bunga bank sentral adalah nol persen (zero interest rate).

Bagaimana Organic Global Currency bisa free interest rate?

  1. Organic Global Currency tidak mengalami depresiasi (zero depreciation) baik jangka pendek maupun jangka panjang, maka suku bunga tidak diperlukan.
  2. Sistem pengendalian uang dalam Organic Global Currency adalah sistem pengendalian langsung, sebagaimana dijelaskan dalam The Main System – Sistem Pengendalian. Dengan demikian, suku bunga bank sentral tidak diperlukan.
  3. The Global Bank (bank sentral yang menjalankan Organic Global Currency) tidak berkaitan dengan anggaran negara mana pun. The Globe tidak memerlukan utang publik untuk menambah anggaran. Dengan demikian, suku bunga tidak diperlukan.

Dengan kondisi 3 hal di atas, idealnya tingkat suku bunga Glob di tingkat The Globe adalah 0 persen atau tanpa bunga. Organic Global Currency adalah free money dan free interest rate.

Mengurangi Fluktuasi dan Biaya Kurs (exchange rate)

Walaupun tidak bisa menghilangkan fluktuasi nilai tukar secara sempurna sebagaimana single currency, tapi Organic Global Currency mampu mengurangi fluktuasi secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan indeks harga sebagai patokan kurs.

Indeks harga merupakan harga rata-rata tertimbang seluruh barang dan jasa di suatu negara. Dalam indeks harga, seluruh barang dan jasa dimasukkan dalam perhitungan dan dihitung secara proporsional atau dengan rata-rata tertimbang (weighted averaged). Dalam hukum statistika, semakin besar sampel yang kita gunakan sebagai ukuran, maka akan semakin stabil. Harga keseluruhan makanan misalnya, selalu lebih stabil daripada harga masing-masing jenis makanan. Karena fluktuasi masing-masing harga makanan bisa dinetralkan oleh fluktuasi makanan jenis lainnya. Semakin banyak jenis makanan yang kita masukkan, semakin banyak yang saling menetralkan. Sehingga kalau kita masukkan seluruh jenis makanan, minuman, peralatan, dan semua jenis barang dan jasa, maka harganya akan mencapai stabilitas yang maksimal. Indeks harga adalah gabungan dari seluruh harga barang dan jasa dengan rata-rata tertimbang sehingga fluktuasinya menjadi minimum.

Jika dibandingkan dengan fluktuasi mata uang, indeks harga jauh lebih stabil di semua negara. Berikut ini beberapa perbandingan antara fluktuasi mata uang lokal terhadap mata uang US$ dibandingkan dengan fluktuasi indeks harga lokal.

Berikut ini adalah contoh grafik perbandingan antara nilai tukar Dolar Australia (AUD)/USD dengan indeks harga komoditas di Australia.

Gambar 4. Perbandingan volatilitas nilai tukar Dolar Australia (AUD)/USD dengan indeks harga komoditas di Australia. Sumber gambar eqfinancial.com.au

Di bawah ini adalah perbandingan antara fluktuasi indeks harga di Afrika Selatan dengan fluktuasi mata uang Rand terhadap US$.

Gambar 5. Perbandingan antara fluktuasi indeks harga di Afrika Selatan dengan fluktuasi mata uang Rand terhadap US$. Sumber gambar financial-spread-betting.com

Indeks harga selalu lebih stabil daripada kurs mata uang negara karena volume dan ukuran pasar komoditas yang jauh lebih besar daripada pasar uang. Dalam hukum statistika, semakin besar ukuran, semakin stabil.

Organic Global Currency menggunakan indeks harga sebagai patokan nilai mata uang. Glob menggunakan indeks harga global. Sedangkan kurs menggunakan indeks harga lokal. Dengan demikian maka fluktuasi nilai tukar antara mata uang lokal terhadap Glob akan mendekati fluktuasi indeks harga lokal. Fluktuasi kurs dalam sistem OGC jauh lebih stabil daripada sistem kurs yang ada saat ini.

Organic Global Currency mengurangi secara signifikan fluktuasi kurs dari sistem moneter global yang ada saat ini.