ROAD MAP DAN ORGANISASI

Membangun sistem moneter global merupakan perjalanan sangat panjang dan memerlukan campur tangan semua pihak. Pekerjaan ini adalah pekerjaan global, lintas negara, bahkan bisa juga lintas generasi. Tapi dengan perkembangan zaman yang sangat cepat akhir-akhir ini, terutama perkembangan teknologi keuangan yang diback up dengan teknologi IT, perjalanan yang sangat panjang tersebut bisa dibuat lebih efisien.

Untuk mengumpulkan sumber daya yang demikian besar, mengumpulkan semua orang yang memiliki keahlian, serta mengumpulkan pemerintah negara-negara di dunia, diperlukan nilai bersama yang sangat besar dan kuat, nilai dan kepentingan bersama yang bisa menghilangkan semua perbedaan persepsi dan mengalahkan kepentingan lainnya.

Gambar 1. Road map Organic Global Currency.

Dunia telah beberapa kali menemukan titik kesepakatan bersama dan menemukan kepentingan bersama yang sangat besar tersebut, yaitu saat berdirinya PBB dan badan-badan internasional lainnya. Dunia juga pernah menemukan titik kesepakatan bersama untuk menyelamatkan bumi dari bencana kerusakan lingkungan yang akhirnya melahirkan Kesepakatan Kyoto dan sekarang Paris Agreement. Dunia selalu menemukan titik temu ketika ada kepentingan bersama yang sangat besar, dan mengalahkan kepentingan-kepentingan parsial lainnya.

Jadi kata kuncinya adalah kepentingan bersama yang sangat besar, kepentingan yang bisa mempengaruhi nasib seluruh penduduk bumi, dan mengalahkan kepentingan-kepentingan parsial lainnya.

Pertanyaannya kemudian adalah apakah kepentingan mata uang internasional bersama cukup besar untuk menarik semua pemerintah di dunia duduk dalam satu meja?

Ekonomi dunia, perdagangan global, dan mata uang internasional, sebenarnya merupakan hal terpenting dan hal termudah yang bisa membuat seluruh pemerintah berkumpul dalam satu forum. Bahkan ide tentang pembangunan mata uang internasional juga sudah berulang kali dilontarkan. Tapi masalahnya, ide tersebut selalu berhenti karena fokus mata uang internasional selalu mengarah pada supercurrency atau single currency. Seperti yang telah dijelaskan di atas, dua tipe mata uang internasional ini sangat sulit tercapai, terlalu banyak persyaratan yang harus dipenuhi yang sekarang masih sangat jauh, serta implikasinya terhadap perekonomian global juga masih dipertanyakan.

Sedangkan Organic Global Currency menawarkan solusi yang benar-benar berbeda daripada pendahulunya, menawarkan solusi yang komprehensif terhadap permasalahan moneter dan perdagangan global yang tidak pernah terselesaikan secara tuntas dalam sistem moneter global saat ini. Lebih dari itu, Organic Global Currency menawarkan lingkungan ekonomi yang benar-benar baru dan memberikan ekonomi berkeadilan bagi seluruh negara tanpa pandang bulu, dan membuka atmosfer peluang pertumbuhan yang tidak pernah tersentuh sebelumnya. Dan satu hal lagi, Organic Global Currency tidak menuntut persyaratan yang terlalu ketat sebagaimana single currency, bahkan nyaris tanpa syarat. Kondisi semua negara di dunia saat itu, telah lebih dari cukup untuk masuk dan menjadi anggota Organic Global Currency.

Saya yakin, tidak ada satu negara pun di dunia yang menolak free international currency. Tidak ada satu negara pun yang menolak untuk dibebaskan dari kewajiban menumpuk cadangan devisa senilai ratusan milyar sampai triliunan Dolar US$ hanya untuk menguatkan ketahanan moneter. Tidak satu negara pun yang menolak dibebaskan dari middle income trap. Tidak satu negara pun yang menolak untuk dibebaskan dari utang luar negeri yang tidak pernah terselesaikan. Tidak ada satu negara pun yang menolak dibebaskan sepenuhnya dari ancaman krisis moneter yang menghantui keuangan mereka setiap saat. Tidak ada satu negara pun yang menolak memiliki mata uang bersama super stabil yang nilainya tidak turun satu persen pun dalam 20 tahun atau 100 tahun. Tidak ada satu negara pun yang menolak memasuki atmosfer keuangan baru yang memberikan mereka peluang yang tidak terbatas untuk mengelola sumber dayanya tanpa mengkhawatirkan Current Account Balance.

Semua kelebihan yang dimiliki oleh Organic Global Currency ini sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk mengumpulkan semua pemerintah di dunia dan duduk dalam satu meja untuk membuat kesepakatan. Karena implikasinya akan sangat besar bagi perekonomian seluruh penduduk mereka. Yang diperlukan saat ini adalah edukasi dan publikasi sehingga pesan kepentingan bersama ini sampai kepada semua pihak, secara komprehensif.

1.     Global Currency Initiative

Global Currency Initiative adalah sebuah gagasan atau ide untuk memulai membangun mata uang bersama. Global Currency Initiative adalah membangun ide global currency, melakukan edukasi dan publikasi kepada masyarakat, dan akhirnya mengajak pemerintah untuk ambil bagian dan mengambil alih kontrol serta mewujudkannya.  Karena hanya pemerintahlah yang bisa menjalankannya.

Global Currency Initiatif adalah ide yang sepenuhnya terbuka (open idea) untuk semua pihak tanpa ada batasan sama sekali. Semua pihak, para ahli ekonomi-moneter, ahli teknologi, konsultan, pelaku ekonomi, pemerintah, pengajar, mahasiswa, dari semua negara di dunia, seluruhnya terbuka untuk menyumbangkan idenya.

Berikut ini adalah hal-hal yang akan dilakukan oleh Global Currency Initiatif untuk mencapai tujuan tersebut :

  1. Membangun ide global currency yang komprehensif berdasarkan teori ekonomi moneter yang modern, dengan memanfaatkan teknologi terkini yang tersedia. Ide pokok global currency (Organic Global Currency) telah ada dan telah dibangun dengan berbagai pilar. Namun demikian, melihat begitu besar dan kompleksnya sistem keuangan global dengan berbagai permasalahan yang unik di setiap negara, maka perlu banyak sekali penajaman dan penyempurnaan ide-ide pokok, persamaan (equation), serta solusi dari berbagai persoalan dan berbagai kemungkinan masalah yang timbul.
  2. Membangun ide yang besar dan komprehensif memerlukan sumber daya yang besar. Oleh karena itu Global Currency Initiative terbuka untuk semua ahli ekonomi, moneter, teknologi, dan semua tenaga ahli dari semua bidang ilmu, praktisi, pemerintah, baik perorangan maupun institusi. Global Currency Initiative terbuka seluas-luasnya untuk kerjasama, kolaborasi, dan jaringan dalam semua bentuk. Global Currency Initiative juga terbuka seluas-luasnya untuk semua kegiatan baik langsung maupun online.
  3. Edukasi dan publikasi.
  4. Membentuk atau bergabung dengan jaringan yang telah besar seperti jaringan blockchain.
  5. Target akhirnya adalah mengajak semua pemerintah di dunia untuk ikut ambil bagian.
  6. Mendorong pemerintah untuk ambil alih dan kontrol terhadap global Global Currency Initiative sebelum akhirnya mengumpulkan semua pemerintah di dunia untuk duduk dalam satu meja dan mendirikan UNGC, organisasi internasional yang berafiliasi dengan PBB.

2.    United Nations of Global Currency (UNGC)

Mata uang hanya bisa dikeluarkan oleh pihak yang memiliki wewenang paling besar di dunia, yaitu pemerintah. Mata uang internasional hanya akan sah kalau dikeluarkan atas kesepakatan bersama pemerintah negara-negara yang menjadi anggota.

Gambar 2. Organisasi Organic Global Currency

UNGC (United Nations of Global Currency) adalah organisasi antar negara yang dibentuk berdasarkan kesepakatan para kepala negara untuk membuat mata uang bersama. UNGC dipimpin oleh seorang sekjen yang dipilih oleh seluruh negara anggota berdasarkan mekanisme yang disepakati.

Hak suara setiap negara dalam UNGC ditentukan berdasarkan besaran perdagangan internasional mereka (ekspor impor).

Tugas UNGC adalah membuat garis-garis besar dalam Organic Global Currency dan setelah itu mendirikan The Global Bank (bank sentral yang akan menjalankan fungsi Organic Global Currency).

Selanjutnya UNGC bertugas mengawasi perjalanan The Global Bank.

3.    The Global Bank

The Global Bank atau The Globe adalah badan pelaksana (eksekutif) dari rencana pembuatan mata uang bersama. The Globe bertanggung jawab kepada UNGC.

The Globe adalah bank sentral yang menerbitkan mata uang internasional OGC (Globe) dan mengatur peredarannya di seluruh negara anggota. The Globe membuat kebijakan eksekutif dan segala riset yang diperlukan.

The Globe memiliki cabang di tiap negara (The Globe Lokal). The Globe lokal bekerja sama dengan bank sentral lokal (negara) untuk mengatur peredaran Glob dan pertukarannya dengan mata uang lokal. The Globe lokal dipimpin oleh seorang gubernur dan tidak boleh berasal dari negara di mana The Globe lokal berada.

Setelah The Global Bank didirikan, hak suara setiap negara ditentukan berdasarkan jumlah mata uang Glob yang beredar rata-rata di negara mereka setiap tahun.

Jumlah mata uang Glob beredar dipilih sebagai patokan hak suara karena itu merupakan representasi dari kepentingan setiap negara anggota. The Global Bank didirikan untuk kepentingan moneter. Dan kepentingan moneter direpresentasikan oleh jumlah uang beredar. Bobot kepentingan setiap negara dicerminkan oleh jumlah Globe yang mereka gunakan.

Pembiayaan The Globe menggunakan iuran para anggotanya. Agar pembebanan biaya proporsional, maka beban biaya dibuat proporsional dengan jumlah rata-rata pemakaian Globe negara anggota selama satu tahun.

The Globe adalah lembaga non profit, sehingga semua seignorage (keuntungan dari mengeluarkan uang baru) akan dikembalikan kepada masing-masing negara anggota di mana kebutuhan Glob itu diperlukan.

4.    Jumlah Ideal Negara Anggota Di Tahap Permulaan

Idealnya, saat didirikan The Globe telah beranggotakan negara-negara yang menguasai jumlah perdagangan internasional sebesar 50% dari seluruh perdagangan global. Karena dengan jumlah 50% pengaruhnya kepada setiap negara anggota cukup signifikan.

Mata uang Glob hanya digunakan di antara negara anggota, sehingga, penggunaan Glob di setiap negara akan banyak kalau anggotanya banyak, dan hanya sedikit, kalau jumlah anggotanya sedikit.

Bisa Mulai dari Kecil

Tapi ini bukan berarti OGC tidak bisa dibangun dengan jumlah negara anggota sedikit. Sistem OGC tetap bisa dibangun walaupun jumlah anggotanya hanya 10 negara seperti negara-negara ASEAN. Dengan jumlah anggota yang sedikit, sistem OGC sudah bisa dibangun dan seluruh sistemnya bisa difungsikan secara sempurna. Yang terpenting adalah walaupun saat berdiri jumlahnya sedikit, sistem keanggotaan dibuat sepenuhnya terbuka sehingga akan menarik negara-negara lainnya untuk bergabung setelah melihat manfaat yang optimum pada sistem OGC.

Memulai OGC dengan sedikit negara anggota masih lebih baik daripada tidak dimulai sama sekali. Karena sistem OGC itu memiliki pengaruh disruptive yang sangat besar, bahkan mungkin terbesar sepanjang sejarah ekonomi dunia dalam beberapa abad ke belakang. Jadi permulaan dengan sedikit anggota hanyalah permulaan saja, berikutnya sistem OGC akan menggelinding seperti bola salju dan menarik semua negara di dunia untuk bergabung.

Memulai dari Kawasan

Jika OGC dimulai dengan sedikit negara anggota, akan lebih optimal jika negara-negara tersebut berada dalam waktu kawasan regional. Karena negara yang berada salam satu kawasan cenderung memiliki transaksi antar negara yang lebih banyak daripada negara lainnya yang lokasinya jauh. Negara-negara di ASEAN misalnya, memiliki transaksi antara negara yang lebih besar daripada dengan negara-negara lainnya di luar ASEAN.

Kelebihan dari negara-negara dalam satu kawasan ini bukan terletak pada kesamaan ideologi, regional, atau kedekatan lainnya, karena dalam sistem OGC kesamaan hal-hal tersebut sama sekali tidak menjadi syarat. Satu-satunya kelebihan negara-negara dalam satu regional adalah karena negara-negara tersebut relatif punya transaksi antar negara dalam jumlah yang lebih besar daripada negara lainnya. Sementara, dalam sistem OGC, mata uang Glob digunakan hanya sesama negara anggota atau untuk transaksi antar anggota. Jika dibangun dalam negara-negara dalam satu kawasan maka jumlah pemakaian OGC akan lebih banyak daripada negara-negara tidak dalam satu kawasan.

Jika dimulai dari satu kawasan, sistem keanggotaan OGC tetap terbuka. Artinya negara di luar kawasan memiliki hak yang sama untuk bergabung. Negara kawasan hanya menjadi pelopor pertama berdirinya sistem tersebut, atau negara-negara pionir.

Negara-negara antar kawasan juga bisa membentuk sistem OGC dan kemudian bergabung dengan kawasan lainnya, atau multikawasan. Dengan begitu, negara-negara yang ada dalam tiap kawasan akan memiliki transaksi yang relatif lebih banyak dengan negara-negara dalam satu kawasan, selain juga bergabung dengan kawasan lainnya. Sistem cluster kawasan ini akan memperbesar jumlah pemakaian Glob dan memperbesar manfaat bagi setiap negara anggota.

Tidak Harus ada Superpower

Tahun 2009, China mengajak dunia untuk membangun supercurrency, yaitu mata uang bersama yang di-back up oleh mata uang terkuat di dunia (US$, Euro, Yen, dan Yuan). Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menolak ajakan itu karena menganggap US$ masih cukup kuat untuk menjadi mata uang internasional. Setelah itu tidak ada pembicaraan lagi tentang rencana pembuatan supercurrency.

China saat ini merupakan kekuatan ekonomi terbesar kedua setelah USA yang dalam belasan tahun ke depan akan menggantikan posisi USA. Kenapa China tidak mampu membangun supercurrency sendirian tanpa mengajak USA? Karena supercurrency, walaupun sudah terdiri dari beberapa negara, adalah jenis AGC atau mata uang tirani yang harus didukung oleh kekuatan ekonomi yang sangat besar. Tanpa kekuatan gabungan beberapa kekuatan ekonomi superpower, supercurrency tidak akan bisa terbentuk.

Ini merupakan kelemahan supercurrency. Jika ingin membangun single supercurrency maka harus bisa menggabungkan seluruh kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Tanpa gabungan dari negara-negara terkuat, supercurrency tidak bisa terbangun. Jadi kesepakatan dari semua negara superpower adalah keharusan. Tanpa itu supercurrency tidak bisa dibentuk.

Berbeda dengan supercurrency yang masih menggunakan sistem AGC (Adopted Global Currency, yaitu mata uang suatu negara atau kawasan yang digunakan di luar wilayahnya), OGC tidak memerlukan superpower. OGC hanya dipergunakan dalam lingkungan negara anggota dan tidak melakukan ekspansi ke negara lainnya, sehingga kekuatan ekonomi negara-negara anggota tidak diperlukan. OGC adalah sistem yang demokratis sehingga tidak memerlukan superpower.

Maka untuk membangun Organic Global Currency, inisiasi bisa dilakukan oleh negara mana pun tanpa harus menunggu persetujuan atau dukungan dari negara superpower mana pun. Jika ada kumpulan beberapa negara yang biasa-biasa saja, selama mereka memiliki perdagangan internasional sesama negara anggota, dan memiliki keinginan untuk membangun sistem mata uang bersama OGC, maka sistem telah bisa dibangun, berapa pun jumlah anggotanya.

Tentu saja adanya negara superpower akan lebih menguntungkan sistem karena penggunaan Glob lebih banyak dan dengan demikian efektivitasnya juga lebih besar. Jadi adanya negara superpower saat OGC berdiri itu perlu dan sangat membantu tapi tidak wajib jika mereka sulit diajak bergabung. Karena setelah sistem berdiri, cepat atau lambat semua negara, termasuk negara superpower, juga akan bergabung. Hanya masalah waktu.

Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa Organic Global Currency adalah sistem yang sepenuhnya demokratis, berdasarkan prinsip yang berkeadilan dan sustainable. Oleh karena itu, jika ada negara superpower yang bergabung dalam sistem, prinsip keadilan untuk semua ini tetap menjadi nilai utama yang tidak bisa digeser oleh kekuatan apa pun. Karena hanya dengan prinsip berkeadilan dan sustainable ini, kelak semua negara akan bergabung, tanpa terkecuali.

5.    Sepenuhnya Demokrasi

Sejarah berdirinya PBB memberikan pelajaran kepada kita bahwa negara-negara superpower yang bergabung cenderung meletakkan kepentingan mereka di atas negara-negara lainnya di dunia dan mengabaikan nilai demokrasi yang mendasar. Ketika prinsip tersebut telah terbangun, maka akan sangat sulit mengubahnya bahkan ketika peradaban kita telah berubah dan peta geopolitik dunia telah jauh berubah, sistem yang lama tersebut tetap tidak bisa berubah.

Maka dalam Organic Global Currency ini, prinsip-prinsip dasar yang berkeadilan dan sustainable dengan pandangan sangat jauh ke depan, sudah harus diletakkan dari awal. Karena begitu sistem ini terbangun, akan sangat sulit mengubahnya di masa depan.

Di mana pun Organic Global Currency ini dibangun, dan siapa pun pionirnya, dia akan menjadi milik dunia karena semua negara bisa bergabung dan memiliki hak suara yang sama secara proporsional, walaupun negara tersebut baru bergabung. Ketika inisiasi dilakukan oleh beberapa negara misalnya, bukan berarti negara-negara yang menjadi pionir ini kemudian akan “memiliki” dan menentukan ke mana arah sistem OGC melebihi negara-negara lainnya. Negara-negara pendiri atau negara-negara penggagas, tidak akan memiliki hak yang lebih besar daripada negara lainnya yang baru bergabung sebagaimana dalam PBB.

Negara-negara penggagas memang akan meletakkan batu pertama pendirian mata uang bersama. Tapi setelah itu, setelah negara-negara lainnya bergabung, semuanya akan memiliki hak yang sama tanpa ada keistimewaan hak apa pun yang tersisa bagi negara-negara pendiri. Semua negara yang baru bergabung tetap memiliki hak yang sama secara proporsional sebagaimana negara-negara pendiri. Dengan demikian, Organic Global Currency sepenuhnya demokrasi, tidak menyisakan sedikit pun tirani atau kartel di dalamnya, termasuk secara internal.